Fenomena Global dari Korea
Squid Game menjadi serial Netflix paling banyak ditonton dalam sejarah dan membawa budaya pop Korea ke level yang belum pernah dicapai sebelumnya. Seri ini mengisahkan sekelompok orang yang terlilit hutang dan berpartisipasi dalam permainan anak-anak yang mematikan demi hadiah uang yang besar. Meskipun sebagian besar adegan permainan diambil di set studio, banyak lokasi di luar ruangan yang bisa dikunjungi penggemar.
Pulau Seongam di perairan Incheon menjadi salah satu lokasi yang paling dikaitkan dengan Squid Game. Meskipun pulau dalam cerita adalah fiksi, pemandangan laut dan pulau-pulau kecil di sekitar Incheon memberikan nuansa yang mirip dengan apa yang terlihat dalam serial ini. Kawasan perairan Incheon yang indah menawarkan pengalaman wisata bahari yang menarik.
Tur bertema Squid Game kini menjadi salah satu aktivitas wisata paling populer di Seoul dan Incheon. Banyak operator tur yang menawarkan paket lengkap yang mencakup kunjungan ke berbagai lokasi terkait serial ini, termasuk kesempatan untuk mencoba permainan-permainan yang ada dalam cerita.
Kehidupan Nyata di Balik Layar
Kawasan Ssangmun-dong di Seoul menjadi latar kehidupan sehari-hari karakter utama Seong Gi-hun. Gang-gang sempit, rumah-rumah sederhana, dan pasar tradisional di kawasan ini menggambarkan realitas kehidupan kelas pekerja Korea. Area ini memberikan kontras yang kuat dengan kemewahan yang dijanjikan oleh permainan mematikan dalam cerita.
Kawasan industri Daebudo di pinggiran Seoul juga menjadi lokasi penting untuk beberapa adegan luar ruangan. Area pelabuhan dan pantai di Daebudo memiliki suasana yang unik, dengan kombinasi fasilitas industri dan keindahan alam yang menciptakan latar yang menarik secara visual.
Mengunjungi lokasi-lokasi Squid Game memberikan perspektif yang menarik tentang bagaimana serial televisi bisa mengubah persepsi terhadap sebuah tempat. Lokasi-lokasi biasa yang dulunya tidak dikenal kini menjadi destinasi wisata internasional berkat kekuatan storytelling yang luar biasa.
Di Balik Layar
Squid Game lahir dari idea Hwang Dong-hyuk yang sudah ia pikirkan sejak tahun 2008 namun berkali-kali ditolak karena dianggap terlalu gelap dan fantastis. Setelah lebih dari satu dekade, Netflix akhirnya memberikan lampu hijau dan hasilnya mengubah lanskap hiburan global. Set utama permainan dibangun di Sebuah hangar besar dengan menggunakan teknik konstruksi modular — setiap set permainan dirancang untuk bisa dibongkar dan dipasang kembali. Set "Lampu Merah Lampu Hijau" yang ikonik dengan boneka raksasa dibangun di Sebuah lokasi di luar ruangan dan memakan waktu tiga bulan konstruksi. Boneka robotic yang berputar tersebut tingginya hampir 4 meter dan dikendalikan dari jarak jauh. Kostum para pemain (seragam hijau nomor) dan penjaga (seragam merah) diproduksi dalam jumlah massal di pabrik garmen Korea — menjadi kostum Halloween paling populer di seluruh dunia pada 2021. Lee Jung-jae yang memerankan Gi-hun menjalani perubahan fisik signifikan untuk peran ini termasuk memotong rambutnya dan menurunkan berat badan. Pemilihan nama-nama permainan tradisional Korea seperti "Gganbu" (teman sepermainan terpercaya) memberikan dimensi kultural yang sangat dalam pada narasi.
Panduan Perjalanan
Meskipun lokasi utama permainan Squid Game dibangun di set studio (Hangar di kawasan Daejeon untuk interior), beberapa lokasi nyata bisa dikunjungi. Kawasan Ssangmun-dong di Dobong-gu tempat karakter Gi-hun tinggal dapat dicapai dengan subway Line 4 ke Stasiun Ssangmun. Pulau Daebudo di Ansan dapat dicapai dengan subway dari Seoul ke Stasiun Oido (Line 4), lalu naik bus atau taksi ke kawasan pantai Daebudo selama 20-30 menit. Pulau Daebudo terhubung ke daratan melalui jalan darat dan menawarkan pemandangan pasang surut tidal flat yang dramatis. Incheon, sebagai kota tempat banyak lokasi eksternal diambil, dapat dijangkau dari Seoul dengan MRT Line 1 dalam waktu sekitar 1 jam. Di Incheon, kawasan Hwapyeong yang jadi inspirasi lingkungan film dapat dieksplorasi dengan berjalan kaki. Untuk tur tematik Squid Game lengkap, berbagai operator tur di Seoul menawarkan paket yang mencakup replikasi pengalaman permainan, kostum, dan kunjungan ke lokasi-lokasi terkait.
Ziarah Penggemar
Squid Game adalah fenomena budaya yang melampaui batas hiburan biasa. Drama ini memicu diskusi global tentang kapitalisme, kesenjangan, dan moralitas. Di Indonesia sendiri, Squid Game menjadi konten Netflix paling populer yang pernah tayang. Berbagai tur Squid Game di Seoul menawarkan pengalaman memainkan versi aman dari permainan-permainan yang ada dalam serial. Lokasi-lokasi terkait di Incheon menjadi tujuan wisata baru. Di kawasan Hongdae Seoul, "Squid Game Cafe" sempat beroperasi dengan dekorasi total menggunakan prop mirip serial. Replika boneka "Lampu Merah Lampu Hijau" dipasang di beberapa lokasi di Seoul sebagai daya tarik wisata dan foto. Di Gangnam, beberapa escape room bertema Squid Game menawarkan pengalaman adrenalin yang populer di kalangan wisatawan.
Kuliner dan Destinasi Sekitar
Di kawasan Ssangmun-dong yang menjadi latar Gi-hun, warung dan kios jajanan tradisional masih banyak ditemukan. Ddalgona (permen karamel yang jadi ikonik dalam serial) kini bisa dibuat sendiri di berbagai kafe bertema di seluruh Seoul — alat cetaknya berbentuk bintang, lingkaran, segitiga, dan payung persis seperti dalam serial. Pasar Gwangjang di kawasan Jongno adalah pasar makanan tertua dan terbesar di Seoul yang menawarkan berbagai jajanan otentik. Kawasan Daebudo di Ansan selain menawarkan nuansa lokasi Squid Game, juga terkenal dengan restoran kerang hijau (새조개) musiman yang sangat lezat. Di Incheon, Chinatown yang berdekatan dengan banyak lokasi syuting menawarkan Jajangmyeon dan Tangsuyuk (daging goreng saus asam manis) yang autentik. Pasar Ikan Yeonpyeong di Incheon adalah salah satu pasar ikan terbesar di Korea dengan pengalaman belanja yang autentik.