Wicked World, Kisah Cinta yang Melintasi Dua Istana
Tayang di SBS setiap Jumat dan Sabtu sejak 8 Mei hingga 20 Juni 2026, Wicked World (멋진 신세계) adalah drama komedi romantis fantasi yang diadaptasi dari webtoon dengan judul yang sama. Premisnya cukup unik: arwah Kang Dan-sim, selir legendaris nan ditakuti dari istana Joseon, terbangun di dalam tubuh Shin Seo-ri, seorang aktris modern yang kurang dikenal dan sedang berjuang meniti karier. Lim Ji-yeon memerankan dua tokoh sekaligus, Seo-ri dan Dan-sim, beradu akting dengan Heo Nam-jun sebagai Cha Se-gye, pewaris konglomerat kejam yang dijuluki "monster kapitalisme", bersama Jang Seung-jo dan Lee Se-hee yang melengkapi jajaran pemain. Disutradarai oleh Han Tae-sub dan Kim Hyun-woo, dengan naskah ditulis oleh Kang Hyun-joo.
Drama ini mengawali penayangannya dengan rating yang cukup sepi, hanya 4.1%, namun terus merangkak naik, menembus angka dua digit sejak episode 6, dan mengakhiri penayangannya dengan rating puncak 14.1% serta rata-rata nasional 11.8% (menurut Nielsen Korea) — sebuah perjalanan "mulai lambat, berakhir kuat" yang dipuji media hiburan Korea sebagai bukti kekuatan naskahnya. Penonton internasional pun turut memperhatikan, memuji Wicked World sebagai variasi segar dari klise drama Korea yang biasa, memadukan intrik istana Joseon dengan romansa konglomerat modern dalam satu alur cerita yang melompat lintas waktu.
Di Balik Layar
Menemukan lokasi nyata yang bisa merepresentasikan kedua era secara meyakinkan menjadi kunci utama dalam strategi lokasi syuting Wicked World. Kediaman istana Dan-sim, yang dalam drama disebut "Hyangseondang", terinspirasi langsung dari Chwiseondang di Istana Changdeokgung — kediaman bersejarah asli yang dibangun untuk Lady Jang Hui-bin, seorang selir kerajaan yang kisahnya sangat mirip dengan pangkat dan nasib Dan-sim. Banyak adegan istana yang megah difilmkan di sekitar Aula Injeongjeon dan Kolam Buyongji di taman belakang Huwon, Changdeokgung, memberikan tekstur sejarah yang autentik alih-alih kesan set studio buatan.
Ada juga catatan menarik di balik produksi ini. Adegan ketika Dan-sim melangkah keluar melalui Gerbang Geunjeongmun untuk berhadapan dengan Gwanghwamun ternyata difilmkan di Istana Gyeongbokgung — sebuah istana yang sama sekali berbeda dari rekaman Changdeokgung yang disandingkan dengannya. Penggemar yang jeli dengan cepat menyadari bahwa kedua istana tersebut sebenarnya tidak terhubung seperti itu di dunia nyata, dan "kesalahan kontinuitas" ini pun menjadi bahan pembicaraan ringan selama penayangan. Alih-alih merusak pengalaman menonton, hal ini justru semakin memperdalam rasa penasaran penggemar tentang lokasi pasti setiap adegan, karena kedua istana adalah lokasi nyata yang masih beroperasi, bukan set studio.
Pilar produksi lainnya adalah Museum Sejarah Seoul, yang menjadi jangkar emosional dari keseluruhan cerita. Tempat ini adalah lokasi pertama yang dikunjungi Seo-ri (yang dirasuki Dan-sim) setelah pertukaran jiwa terjadi, tempat Se-gye menunggu tanpa henti di depan lukisan tua dengan harapan dia akan kembali, dan — yang terpenting — latar dari adegan reuni lintas waktu di episode final. Akun media sosial resmi museum bahkan mengonfirmasi hal ini secara langsung, memperkenalkan diri kepada para pengikutnya sebagai "lokasi syuting akhir cerita" dari drama tersebut, sebuah kejadian langka di mana institusi publik secara terbuka mengklaim perannya dalam adegan terpenting dari sebuah drama hit.
Panduan Wisata Lokasi Syuting
Tiga lokasi inti Wicked World — Museum Sejarah Seoul, Gyeongbokgung, dan Changdeokgung — berada cukup berdekatan di pusat kota Seoul sehingga seluruh rute bisa ditempuh dengan berjalan kaki dalam setengah hari.
- Museum Sejarah Seoul: 10 menit jalan kaki dari Pintu Keluar 4 Stasiun Seodaemun (Jalur 5), atau 7 menit dari Pintu Keluar 7/8 Stasiun Gwanghwamun (Jalur 5). Pameran tetap gratis, buka pukul 9 pagi hingga 6 sore, tutup hari Senin.
- Gerbang Gwanghwamun, Gyeongbokgung: 5 menit jalan kaki dari Pintu Keluar 5 Stasiun Gyeongbokgung (Jalur 3). Penjualan tiket tutup pukul 5 sore; tiket masuk 3.000 won.
- Istana Changdeokgung: 5 menit jalan kaki dari Pintu Keluar 3 Stasiun Anguk (Jalur 3). Area utama, termasuk Injeongjeon, bisa dikunjungi bebas, namun taman belakang Huwon hanya beroperasi dengan sistem reservasi, jadi pesan lebih dulu sebelum berkunjung.
Rute setengah hari yang direkomendasikan: Museum Sejarah Seoul → Gerbang Gwanghwamun di Gyeongbokgung → naik kereta bawah tanah singkat ke Stasiun Anguk → Aula Injeongjeon dan taman belakang Changdeokgung. Musim semi (April–Mei) membawa dedaunan hijau segar ke taman Changdeokgung, sementara musim gugur (September–Oktober) mengubahnya menjadi lautan warna — kedua musim ini jauh lebih memperkuat suasana romansa istana dibandingkan kunjungan sore hari biasa.
Ziarah Penggemar
Sejak episode final tayang, penggemar Lim Ji-yeon dan Heo Nam-jun telah menjadikan Museum Sejarah Seoul dan Changdeokgung sebagai rute ziarah Wicked World tidak resmi, dengan tip lokasi yang menyebar cepat di media sosial, baik di kalangan penggemar Korea maupun komunitas pecinta drama Korea di Indonesia. Tangga di depan museum dan galeri tempat adegan reuni berlangsung telah menjadi spot favorit para penggemar untuk mereplikasi sudut kamera persis seperti di episode final.
Di Changdeokgung, adegan episode awal ketika Dan-sim duduk di lantai kayu Hyangseondang mengenakan hanbok biru menjadi sangat ikonik, dan penggemar bahkan menjuluki rute berjalan melewati Injeongjeon mengelilingi Kolam Buyongji sebagai "rute Hyangseondang". Karena menyewa hanbok terlebih dahulu membebaskan biaya masuk istana, banyak pengunjung memanfaatkan kesempatan ini untuk menyewa hanbok bernuansa biru — meniru gaya khas Dan-sim — sebelum mengabadikan ulang adegan tersebut.
Bagi wisatawan Indonesia yang ingin mengikuti jejak drama ini, kini tersedia penerbangan langsung dari Jakarta menuju Bandara Incheon, dan pengajuan visa Korea Selatan untuk turis Indonesia semakin dipermudah, membuat rencana perjalanan wisata lokasi drama menjadi jauh lebih mudah.
Kuliner dan Tempat Wisata Terdekat
- Kawasan Gwanghwamun dan Seochon: Terletak strategis di antara Museum Sejarah Seoul dan Gyeongbokgung, kawasan ini dipadati restoran Korea tradisional dan kafe modern di gang-gang kecilnya — pemberhentian yang nyaman di antara dua lokasi syuting.
- Jalan kafe Yulgok-ro: Hanya 5 menit jalan kaki dari gerbang utama Changdeokgung, deretan kafe di sini cocok untuk beristirahat setelah menyusuri istana.
- Desa Hanok Bukchon: Terletak di antara Changdeokgung dan Stasiun Anguk, cocok untuk menyusuri gang-gang hanok, kedai teh tradisional, dan galeri-galeri kecil.
- Akomodasi: Hotel-hotel di sekitar Gyeongbokgung dan Gwanghwamun di distrik Jongno-gu membuat ketiga lokasi syuting berada dalam jarak berjalan kaki, memudahkan untuk menyelesaikan seluruh rute dalam satu hari.

