KPop Demon Hunters: Fantasi K-POP di Seoul Nyata
Dirilis di Netflix pada Juni 2025, KPop Demon Hunters adalah animasi musikal fantasi dari Sony Pictures Animation. Mengikuti grup K-pop Huntrix yang menjalani kehidupan ganda — superstar di panggung dan pemburu iblis di balik layar. Disutradarai oleh Maggie Kang dan Chris Appelhans, menjadi judul paling banyak ditonton sepanjang masa di Netflix dalam 75 hari.
Film ini meraih Golden Globe untuk Film Animasi Terbaik dan Lagu Orisinal Terbaik, serta dinominasikan dalam kedua kategori di Academy Awards ke-98. Soundtrack-nya, termasuk lagu "Free" dan "Burn It Up", menduduki puncak tangga lagu di lebih dari 30 negara, memperkuat pengaruh global K-pop.
Rute Ziarah di Seoul
Semua lokasi utama berada di pusat Seoul dan mudah diakses dengan transportasi umum. Rute rekomendasi: Desa Bukchon → Taman Naksan → Menara Namsan → COEX → Stadion Olimpiade.
Disarankan memulai pagi-pagi di Bukchon untuk menghindari keramaian dan menikmati cahaya lembut di atas atap-atap hanok. Jalur Benteng Taman Naksan sangat indah saat matahari terbenam, ketika pemandangan cakrawala Seoul mereplikasi suasana malam dalam film. Untuk makan malam, kawasan Ikseon-dong yang berjarak beberapa menit jalan kaki menawarkan restoran bergaya retro yang melengkapi pengalaman wisata. Jangan lupa membawa kamera karena setiap sudut di sepanjang rute ini menawarkan latar foto yang menakjubkan.
Di Balik Layar
Sutradara Maggie Kang awalnya ditolak Sony, kemudian Netflix dengan antusias menerima proyek ini. Sebagai animasi musikal pertama yang menggunakan musik K-POP, memiliki makna historis. Tim animasi mengunjungi setiap lokasi di Seoul secara langsung untuk menangkap detail arsitektur autentik, dari genteng lengkung Bukchon hingga cahaya malam Menara Namsan. Sekuel dikonfirmasi untuk 2029.
Panduan Perjalanan
Semua lokasi utama KPop Demon Hunters mudah dijangkau dengan transportasi umum Seoul. Rute rekomendasi untuk satu hari penuh: Mulai pagi di Desa Hanok Bukchon (10 menit dari Stasiun Anguk, Line 3, Pintu 2) — paling baik dikunjungi sebelum pukul 10.00 untuk menghindari keramaian. Dari Bukchon, berjalan kaki 15 menit ke Jalur Benteng Taman Naksan — jalur sepanjang 2,1 km ini menawarkan pemandangan panorama Seoul yang menakjubkan. Dari Naksan, naik taksi atau bus ke Menara Namsan (sekitar 20 menit) — kereta gantung tersedia dari Stasiun Myeongdong (Line 4, Pintu 3). Menara Namsan buka setiap hari dari pukul 10.00-23.00 dengan tiket masuk sekitar KRW 21,000. Lanjutkan ke COEX K-POP Square di Gangnam — naik subway dari Namsangongwon ke Stasiun Samsung (Line 2, Pintu 5). Layar LED raksasa di COEX Square paling mengesankan dilihat saat sore hari ketika cahaya alami mulai redup. Akhiri hari di Stadion Olimpiade Seoul yang berada dekat Stasiun Sports Complex (Line 2, Pintu 1). Pastikan membawa kartu T-Money (kartu transportasi) yang bisa dibeli di setiap stasiun subway.
Kuliner dan Destinasi Sekitar
Di kawasan Bukchon, setelah mengunjungi lokasi syuting, kafe-kafe bergaya hanok di Ikseon-dong yang berjarak beberapa menit jalan kaki menawarkan kopi dan teh dalam suasana tradisional yang memukau. Restoran di Gahoe-dong menyajikan Hanjeongsik (meja makan set Korea) dengan pemandangan atap hanok yang indah. Di sekitar Menara Namsan, kawasan Myeongdong adalah surga jajanan street food Korea — tteokbokki, odeng, hotteok, dan berbagai makanan goreng tersedia di kios-kios di sepanjang jalan pedestrian. Di COEX Gangnam, mall bawah tanah COEX Mall yang terhubung langsung adalah salah satu mall terbesar di dunia dengan pilihan kuliner dari berbagai penjuru dunia. Starfield Library di dalam COEX adalah perpustakaan yang terkenal dengan estetikanya yang Instagram-worthy. Di kawasan Olimpiade, restoran-restoran di sekitar Olympic Park menawarkan berbagai masakan Korea dan internasional. Kawasan Banpo di dekat Jembatan Han River menawarkan pemandangan rainbow fontain show di malam hari yang sangat spektakuler.