RealScene
Vincenzo
Drama

Vincenzo

Jelajahi lokasi syuting Vincenzo, drama Korea tentang pengacara mafia Italia yang kembali ke Korea Selatan, dari gedung Geumga Plaza hingga sudut-sudut kota Seoul.

20 Februari 2021 Kim Hee-won Korea Selatan 3 Diterbitkan: 20 Februari 2025
AksiKomedi GelapDrama

Geumga Plaza: Jantung Cerita Vincenzo

Gedung Geumga Plaza menjadi lokasi paling penting dalam drama Vincenzo. Di dalam cerita, gedung tua ini menyimpan emas senilai miliaran won di ruang bawah tanahnya, dan menjadi tempat tinggal serta tempat usaha berbagai karakter unik. Lokasi syuting sesungguhnya berada di kawasan Incheon, di mana sebuah gedung tua direnovasi khusus untuk keperluan produksi.

Penghuni Geumga Plaza yang beragam, mulai dari pemilik toko kue hingga biksu palsu, menciptakan dinamika komedi yang menjadi daya tarik utama drama ini. Setiap sudut gedung memiliki cerita tersendiri, dan penggemar yang mengunjungi lokasi ini bisa membayangkan adegan-adegan seru yang terjadi di sini.

Meskipun gedung aslinya mungkin tidak seunik yang digambarkan dalam drama, kawasan sekitarnya masih menawarkan pengalaman menarik. Incheon memiliki banyak bangunan tua dan kawasan bersejarah yang bisa dijelajahi sebagai pelengkap kunjungan ke lokasi Geumga Plaza.

Dunia Hukum dan Intrik di Seoul

Kawasan Gwanghwamun di pusat kota Seoul menjadi latar dunia profesional dalam Vincenzo. Area perkantoran modern di sekitar Gwanghwamun digunakan untuk menggambarkan firma-firma hukum besar yang menjadi arena pertarungan antara keadilan dan korupsi. Gedung-gedung kaca pencakar langit menciptakan kontras yang kuat dengan suasana hangat di Geumga Plaza.

Di sisi lain, kota pelabuhan Tongyeong di pesisir selatan Korea menjadi lokasi yang memberikan nuansa berbeda dalam drama. Pelabuhan yang indah dengan perahu-perahu nelayan dan pemandangan laut yang memukau digunakan untuk beberapa adegan penting di luar Seoul. Tongyeong juga terkenal sebagai kota seni dan kuliner dengan makanan laut segar yang lezat.

Perjalanan ke lokasi-lokasi syuting Vincenzo bisa dimulai dari Seoul, dilanjutkan ke Incheon yang hanya berjarak sekitar 1 jam, dan jika memiliki waktu lebih, lanjutkan ke Tongyeong untuk menikmati keindahan pesisir selatan Korea.

Di Balik Layar

Vincenzo merupakan proyek yang sangat menantang bagi tim produksi karena menggabungkan elemen mafia Italia, hukum Korea, dan komedi hitam dalam satu drama. Sutradara Kim Hee-won bekerja sama dengan konsultan bahasa Italia dan hukum untuk memastikan keaslian elemen-elemen tersebut. Song Joong-ki yang memerankan Vincenzo Cassano menjalani kursus intensif bahasa Italia selama beberapa bulan — meski bukan penutur asli, ia berhasil mengucapkan kalimat-kalimat Italia dengan aksen yang cukup meyakinkan. Gedung Geumga Plaza yang menjadi pusat cerita adalah set produksi yang dibangun di sebuah gedung nyata di Incheon — tim dekorasi menghabiskan berminggu-minggu mengubah gedung biasa menjadi dunia yang khas dengan berbagai toko unik dan detail visual. Adegan aksi yang melibatkan Song Joong-ki menggunakan koordinator stunt profesional dari Italia yang didatangkan khusus untuk memastikan keaslian gaya bertarung karakter mafia Italia. Penulis skenario Park Jae-bum terinspirasi dari kisah nyata berbagai kasus hukum di Korea untuk membuat plotnya terasa realistis.

Panduan Perjalanan

Untuk menjelajahi lokasi Vincenzo, mulailah dari kawasan Incheon. Dari Seoul, naik subway ke Stasiun Yeonsu di Incheon (sekitar 1 jam dengan subway Line 1 ke Guro lalu transfer). Di kawasan Incheon, Chinatown (차이나타운) sangat dekat dari Stasiun Incheon (Line 1) dan layak dikunjungi selama beberapa jam. Chinatown Incheon adalah satu-satunya Chinatown resmi di Korea dan menawarkan suasana multikultural yang unik. Desa Mural Dongpirang di Tongyeong membutuhkan perjalanan lebih panjang — dari Seoul, naik bus ekspres dari Terminal Bus Nambu ke Tongyeong (sekitar 4 jam). Di Tongyeong, naik taksi atau bus lokal ke Dongpirang Village. Mural-mural berwarna-warni di dinding rumah-rumah di lereng bukit ini sangat fotogenik. Kawasan Gwanghwamun di Seoul mudah dicapai dengan subway Line 5 ke Stasiun Gwanghwamun. Area ini adalah pusat pemerintahan dan bisnis Seoul yang layak dijelajahi selama beberapa jam.

Ziarah Penggemar

Vincenzo memiliki fanbase yang sangat antusias di Asia Tenggara, dengan Indonesia sebagai salah satu pasar terbesar. Drama ini terkenal dengan soundtrack Italian yang dramatis dan adegan-adegan komedi yang mengundang tawa. Di Incheon Chinatown, beberapa restoran dan toko menampilkan poster Vincenzo sebagai daya tarik wisata. Komunitas penggemar Indonesia aktif membuat konten kreatif bertema Vincenzo dan berbagi panduan wisata ke lokasi-lokasi drama. Di Tongyeong, Desa Mural Dongpirang kini menjadi destinasi wisata mandiri yang populer berkat publisitas dari drama ini — mural-mural baru terus ditambahkan oleh seniman lokal dan nasional. Toko suvenir di sekitar Dongpirang menjual berbagai merchandise bertema mural yang unik. Di kawasan Gwanghwamun Seoul, kafe-kafe bergaya hukum firm menawarkan konsep unik terinspirasi drama ini.

Kuliner dan Destinasi Sekitar

Incheon Chinatown menawarkan pengalaman kuliner yang unik. Wajib mencoba Jajangmyeon (mi saus kacang hitam) yang konon pertama kali dibuat di Incheon oleh para imigran Tionghoa pada abad ke-20. Restoran-restoran di Chinatown Incheon menyajikan versi Jajangmyeon yang lebih tradisional dibandingkan yang biasa ditemukan di restoran Korea umum. Tongyeong, sebagai kota pelabuhan terkemuka di pantai selatan Korea, sangat terkenal dengan kuliner makanan lautnya. Ganjang Gejang (kepiting mentah berumbu kecap), Mul Hoe (sashimi dengan kaldu dingin), dan Seombae Guk (sup kerang) adalah hidangan khas yang wajib dicoba. Pasar ikan Tongyeong menawarkan pengalaman berbelanja seafood yang luar biasa segar. Di Gwanghwamun Seoul, Gwangjang Market yang berjarak beberapa stasiun subway menawarkan berbagai jajanan tradisional Korea seperti Bindaetteok (pancake kacang hijau) dan Mayak Gimbap (gimbap mini) yang sangat terkenal.

📍 Lokasi Syuting

1

Geumga Plaza (Incheon)

Yeonsu-gu, Incheon, Korea Selatan

Gedung Geumga Plaza yang menjadi pusat cerita, tempat emas Italia tersembunyi di bawah tanah dan markas para penghuni unik.

Naik subway Incheon Line 1 ke Stasiun Yeonsu, jalan kaki sekitar 10 menit.

37.4747, 126.6176

Lihat di Peta

Google Maps

Cari hotel terdekat
2

Kawasan Gwanghwamun Seoul

Gwanghwamun, Jongno-gu, Seoul, Korea Selatan

Area perkantoran tempat firma hukum Wusang dan Jipuragi berada, latar banyak adegan konfrontasi hukum.

Naik subway Seoul Line 5 ke Stasiun Gwanghwamun, keluar dari pintu keluar 2.

37.5665, 126.9780

Lihat di Peta

Google Maps

Cari hotel terdekat
3

Pelabuhan Tongyeong

Tongyeong-si, Gyeongsangnam-do, Korea Selatan

Kota pelabuhan yang indah yang menjadi latar beberapa adegan penting di luar Seoul.

Dari Terminal Bus Nambu Seoul, naik bus ekspres ke Tongyeong (sekitar 4 jam).

34.8482, 128.4232

Lihat di Peta

Google Maps

Cari hotel terdekat

🧳 Rencanakan Perjalanan Anda

🎬 Karya Terkait